Translate

Selasa, 03 Februari 2015

Karakter tokoh Novel

Watak Novel
Contoh dalam penggambaran pikiran tokoh
1. pada suatu siang hari Andi melamun dan memikirkan tentang pekerjaaan rumah yang tiada habisnya, andi berkeinginan untuk bertanya namun dia masih berfikir bahwa dirinya lebih pandai dari teman temannya di kelas.

Contoh dalam penggambaran melalui tokoh  lain
2. kenapa kamu don? dari tadi ngalamun terus, Aku baru sedih nih? Sedih kenapa, karena kakaku barusaja Di PHK padahal kakak ku kan satu satunya tulang punggung keluarga, bagaimana kalo kamu nasehatin untuk mencari pekerjaan lain.

Contoh melalui Peristiwa langsung
3. Pagi pagi jojo pergi ke sekolah namun ibunya dengan keras melarang jojo untuk bersekolah, karena jojo belum membantu ibunya untuk mencari kayubakar di hutan.


Pengarang dalam menyampaikan karakter tokoh dalam cerita menempuh jalan yang berbeda-beda.

        Penggambaran perwatakkan secara tidak langsung biasanya dilakukan pengarang dengan beberapa cara, yaitu melalui pikiran tokoh, dialog antartokoh, tingkah laku atau tindakan tokoh, lingkungan sekitar tokoh, dan tanggapan dari tokoh lain.

             Melalui pikiran-pikiran tokoh. Penggambaran perwatakkan dengan cara ini yaitu pengarang dalam menyampaikan karakter tokoh disampaikan melalui pikiran tokoh itu sendiri. Hal-hal yang terjadi dalam pikiran tokoh terkadang dapat menunjukkan bagaimana karakter tokoh tersebut. Perhatikan contoh berikut.

          Dialog  antartokoh, dalam berdialog atau bercakap-cakap terkadang kita dapat mengetahui watak orang yang berbicara tersebut. Dari apa yang diucapkan secara langsung ataupun yang tersirat dalam perkataan-perkataan tokoh, kita dapat mengetahui bagaimana watak seseorang. Jadi, pengarang dalam menggambarkan perwatakkan tokoh-tokoh dilakukan dengan perantara dialog yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dalam cerita.

      Melalui tingkah laku atau tindakkan tokoh, yaitu penggambaran perwatakkan tokoh yang dilakukan dengan penggambaran perbuatan yang dilakukan oleh tokoh. Sebagai contoh, jika seorang tokoh digambarkan sedang mengamuk, merampok, atau memukuli orang, tentu kita dapat mengambil kesimpulan bahwa orang tersebut memiliki watak keras, jahat, dan kejam. Begitulah penggambaran watak tokoh jenis ini dilakukan.

            Melalui tanggapan tokoh lain, yaitu penggambaran watak seorang tokoh yang dilakukan oleh pengarang melalui perantara yaitu komentar atau tanggapan tokoh lain terhadap seorang tokoh.

         Lingkungan sekitar tokoh. Tidak dapat disangkal jika lingkungan tempat tinggal / keberadaan seseorang dapat menggambarkan perilaku atau karakter seseorang. Dengan dasar tersebut, pengarang juga secara implisit dapat menggunakan media lingkungan sebagai penyampaian watak dari tokoh.

Tokoh dan Karakter (Watak)
Tokoh adalah para pelaku yang terdapat dalam sebuah fiksi, sedangkan karakter merujuk pada istilah watak yang berarti kondisi jiwa atau sifat dari tokoh tersebut. Jadi, tokoh adalah pelaku yang berada dalam karya fiksi, sedangkan karakter atau watak adalah perilaku yang mengisi diri tokoh tersebut
Tokoh Utama dan Tokoh Tambahan
Tokoh dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Dikaji dari keterlibatannya dalam keseluruhan cerita, tokoh fiksi dibedakan menjadi 2, yaitu Tokoh Sentral (Utama) dan Tokoh Tambahan (Bawahan).
Tokoh Utama atau Tokoh Sentral (ada pula yang menyebutnya Tokoh Kompleks,Tokoh Dinamis, Tokoh Bulat, Tokoh Berkembang) yaitu tokoh yang seluruh segi wataknya diungkapkan. Tokoh ini sangat dinamis, banyak mengalami perubahan watak.
Tokoh Utama ini mengambil bagian terbesar dalam peristiwa cerita, dengan kata lain tokoh utama merupakan tokoh yang paling banyak diceritakan. Volume kemunculan tokoh utama lebih banyak dibanding tokoh lain, sehingga tokoh utama biasanya memegang peranan penting dalam setiap peristiwa yang diceritakan.
Tokoh Tambahan atau Tokoh bawahan (ada juga yang menyebutnya Tokoh Minor, Tokoh Statis, Tokoh Datar, Tokoh Sederhana) ini diungkapkan atau disoroti dari satu segi watak saja. Tokoh ini bersifat statis, wataknya sedikit sekali berubah, atau bahkan tidak berubah sama sekali.
Tokoh Bawahan ini dimunculkan sekali atau beberapa kali. Tokoh-tokoh ini mendukung atau membantu tokoh sentral.


Teknik Penggambaran Karakter Tokoh
Berikut macam-macam penggambaran tokoh beserta contohnya.

1.       Penggambaran langsung oleh penjelasan pengarang
            Meskipun Pak Budi memiliki sawah hektaran, rumah bertingkat dan berhalaman luas, puluhan mobil dan perusahaan di berbagai tempat , tetapi ia sangat pelit. Ketika ada pembangunan mesjid di komplek rumahnya  tak sedikitpun ia memberikan sumbangan. Apalagi para tetangga yang meminta pinjaman tak pernah ia beri. (Watak Pak Budi : Pelit)
2.       Penggambaran melalui fisik dan perilaku tokoh
Sekilas Mira melihat pengemis berkaki buntung di depan toko. Segera ia turun dari mobilnya dan menghampiri pengemis tersebut. Dia tersenyum dan membuka dompet yang berada dalam tasnya. Diambilkannya uang seratus ribuan lalu ia berikan pada pengemis itu. (Watak Mira : Baik hati dan suka menolong)
3.       Penggambaran melalui lingkungan kehidupan tokoh
Terdapat sebuah mushola meski rumah Pak Sukaryo tidak terlalu luas. Alat sholat lengkap berada di dalamnya. Di beberapa ruangan terhiasi berbagai kaligrafi arab. (Watak Pak Sukaryo : Mementingkan agama)
4.       Penggambaran melalui tata bahasa tokoh
“Eh, maafkan aku,”ucap Mira. “Maaf maaf, kalau jalan pake mata jangan maen tabrak orang. Lihat buku dan Ipad milikku jatuh. Bagaimana kalau rusak ? mau tanggung jawab ?” bentak Indri. “Tapi aku tidak sengaja.”(Watak Indri : temperamen/mudah emosi, watak Mira : ceroboh )
5.       Penggambaran melalui jalan pikiran tokoh
Tak seperti orang kaya lain, Pak Sukaryo sadar tidak semua orang seberuntung dia dan keluarganya. Setelah berpikir matang, Pak Sukaryo memutuskan untuk memberikan setengah harta kekayaanya pada beberapa panti asuhan di kotanya. (Watak Pak Sukaryo : Baik hati )
6.       Penggambaran melalui tokoh lain

Setelah Viky berhasil menyelesaikan soal matematika di papan tulis, semua bertepuk tangan tak terkecuali Robi. “VIk, kamu pintar sekali ” Puji Robi. Viky hanya tersenyum dan kembali ke mejanya. (Watak Viky : pintar dan murah senyum, watak Robi : pemuji )


                        Adat dan kebiasaan yang bisa ditemukan pada novel "Azab dan Sengsara" sebagai berikut.

1. Menikahkan anak secara paksa (jodoh dipilihkan orang tua)
    Aminudin dijodohkan dengan wanita bukan pilihannya
2. Harta merupakan pertimbangan dalam menjodohkan anak
    Mariamin berasal dari keluarga kurang mampu maka ditolak oleh keluarga Aminudin.
3. Poligami (laki-laki dengan istri lebih dari satu)
    Kasibun mengku perjaka ternyata telah beristri, dan Mariamin dijadikan isteri kedua.
4. Kebiasaan minum dan berjudi
    Sutan Baringin ayah Mariamin menjadi bangkrut karena kebiasaan berjudi dan minum.

                        Etika moral yang dapat kita temukan pada novel "Azab dan Sengsara" sebagai berikut.
1. Anak sangat berbakti kepada orang tuanya
 Aminudin tak mencintai wanita pilihan orang tuanya namun tak berani menolak karena baktinya kepada orang tuanya.
2. Isteri sangat taat kepada suaminya








Karakteristik Novel "Azab dan sengsara" dan "Belenggu"

                                  UNTUK MEMENUHI TUGAS BAHASA INDONESIA


Judul Novel   : Azab dan Sengsara
Karya           : Merari Siregar
Penerbit        : Balai Pustaka
Angkatan      : 20-An
Novel AZAB DAN SENGSARA ini merupakan novel pertama terbitan BALAI PUSTAKA yang pertama sekali, yaitu sekitar tahun 1920. Novel yang bertemakan kawin paksa ini dikarang oleh Merari Siregar. Sepertinya penulis sangat menonjolkan suatu kesengsaraan dalam karya ini, sehingga si pembaca dapat terbawa oleh alur cerita ini. Penulis juga mengangkat adat istiadat yang berlaku di daerahnya.

Karakter Tokoh :
- Mariamin
- Aminu’ddin
- Sutan Baringin (Ayah Mariamin)
- Nuria (Ibu Mariamin)
- Baginda Mulia
- Baginda Diatas (Ayah Aminu’ddin)
- Ibu Aminu’ddin
- Kasibuan

SINOPSIS

Di sebuah kota kecil, Sipirok yang berada di wilayah Tapanuli pada Pegunungan Bukit Barisan terdapat sebuah keluarga. Keluarga tersebut terdiri dari seorang ibu yang sudah janda, bernama Nuriah. Dia memiliki dua orang anak. Anak pertama seorang gadis, Mariamin yang memiliki paras cantik dan berbudi pekerti halus. Anak kedua laki-laki yang berusia empat tahun. Mereka tinggal di sebuah gubuk kecil dekat Sungai Sipirok. Mereka hidup bertiga penuh kesengsaraan dan kesedihan. Semua dijalaninya dengan penuh keikhlasan dan kesabaran, tidak pernah mengeluh dan putus asa. Semua permasalahan hidupnya diserahkan kepada Allah Subhanahu wata’ala.
Kisah sedihnya bermula setelah kematian ayahnya Sutan Barigin. Sebelum ayahnya meninggal kehidupan mereka berada dalam kecukupan, tak kurang suatu apa pun. Rumah bagus, sawah yang luas, binatang ternak juga banyak. Semua harta yang banyak itu akhirnya lenyap habis. Harta yang habis itu diakibatkan oleh perilaku Sutan Barigin itu sendiri. Sutan barigin memiliki sifat tamak, rakus, keras kepala, tidak peduli pada istri serta mudah kena hasutan orang lain. Harta warisan yang seharusnya dibagikan kepada saudara yang berbeda nenek yaitu Baginda Mulia, Sutan Barigin tidak mau membaginya. Atas hasutan Marah Sait, Sutan Barigin malah memperkarakannya ke pengadilan. Yang paling keji Sutan Barigin tidak mau mengaku saudara pada Baginda Mulia. Sebenarnya Baginda Mulia mengajak berdamai saja, berapapun harta warisan yang akan diberikan Sutan Barigin kepadanya akan ia terima. Sutan Barigin tetap tidak mau dan ingin memperkarakan saja.
Sidang perkara warisan di gelar di Sipirok, semua biaya ditanggung oleh Sutan Barigin. Sutan Barigin kalah karena Baginda Mulia adalah saudara Barigin dan berhak separuh atas warisan neneknya. Sutan Barigin naik banding lagi ke pengadilan yang lebih tinggi di Padang. Untuk perkara perlu biaya yang besar, sawah dan ternak terjual habis. Yang untung adalah Marah Sait mendapat jatah uang juga dari Sutan Barigin. Sedangkan perkara dimenangkan oleh Baginda Mulia. Perkara dilanjutkan ke Jakarta, biaya lebih besar lagi. Sutan Barigin tetap kalah sampai akhirnya barulah ia sadar dan menyesal tidak mau menerima saran istri dan Baginda Mulia untuk berdamai. Sesal kemudian tidak berguna. Kesengsaraan dan kemalaratan saja yang dierima Sutan Barigin dan anak keluarga ikut menanggung azab dan sengsara. Sampai pada nasib terakhir Sutan Barigin terkena penyakit sampai akhirnya Tuhan mengambil nyawa orang yang tamak itu.
Kesedihan Mariamin disusul oleh kepergian kekasihnya Aminuddin ke kota Medan, hingga hancurlah semua cita-cita dan harapan yang telah terbina sejak lama. Di Medan Aminuddin bekerja di perkebunan tembakau. Ia mencoba menyurati Mariamin. Bahkan dalam suratnya mengatakan hendak meminang Mariamin untuk dijadikan istrinya.
Aminuddin menyuruh ayahnya agar melamar Mariamin. Tapi ayah Aminuddin malah membawa perempuan lain ke Medan dengan alasan Mariamin bukan jodoh Aminuddin. Pendapat itu bersumber dari seorang dukun yang dimintai pendapat ayah Aminuddin. Dengan sangat terpaksa, kecewa, dan menyesal Aminuddin menikah dengan perempuan yang tidak dicintainya karena cintanya hanya kepada Mariamin. Rasa bersalah pada Mariamin ia sampaikan lewat surat serta permohonan ma’af kepada keluarganya. Semua itu bukan kehendak Aminudin untuk meninggalkan Mariamin.
Di Sipirok Mariamin menikah dengan Kasibun atas anjuran ibunya. Kasibun seorang laki-laki hidung belang yang mengidap penyakit kelamin. Mariamin di bawa juga ke Medan oleh Kasibun. Di Medan Mariamin sempat bertemu dengan Aminudin. Di Medan pula ia merasakan penyiksaan dari Kasibun karena ia selalu menolak hasrat berahinya. Mariamin takut penyakit Kasibun menular kepadanya.
Tidak kuat dengan siksaan Kasibun, Mariamin pergi meninggalkan Medan dan pulang kembali ke Sipirok. Di Sipirok inilah berakhirnya penderitaan dan kesengsaraan Mariamin. Akhirnya Mariamin meninggal dunia untuk mengakhiri azab dan kesengsaraan di dunia yang fana ini.

(A)Adat dan kebiasaan yang bisa ditemukan pada novel "Azab dan Sengsara" sebagai berikut.

1. Menikahkan anak secara paksa (jodoh dipilihkan orang tua)
    Aminudin dijodohkan dengan wanita bukan pilihannya
2. Harta merupakan pertimbangan dalam menjodohkan anak
    Mariamin berasal dari keluarga kurang mampu maka ditolak oleh keluarga Aminudin.
3. Poligami (laki-laki dengan istri lebih dari satu)
    Kasibun mengku perjaka ternyata telah beristri, dan Mariamin dijadikan isteri kedua.
4. Kebiasaan minum dan berjudi
    Sutan Baringin ayah Mariamin menjadi bangkrut karena kebiasaan berjudi dan minum.

(B) Etika moral yang dapat kita temukan pada novel "Azab dan Sengsara" sebagai berikut.
1. Anak sangat berbakti kepada orang tuanya
 Aminudin tak mencintai wanita pilihan orang tuanya namun tak berani menolak karena baktinya kepada orang tuanya.
2. Isteri sangat taat kepada suaminya
 Meskipun Mariamin ditipu oleh Kasibun yang mengaku perjaka, ia tetap berbakti kepada suaminya.

(C)Karater Tokoh yang bisa ditemukan pada novel "Azab dan Sengsara" sebagai berikut.

-Mariamin :
seorang gadis yang cantik, lemah lembut, berbakti kepada orang tua dan baik hati. Karakter baik hati dan berbakti kepada orang tua dapat dilihat dari penggalan percakapan, “Makanlah Mak dahulu, nasi sudah masak,” kata Mariamin seraya mengatur makanan dan sajur jang dibawanja sendiri dari gunung untuk ibunja yang sakit itu.

-Aminu’ddin: 
seorang anak yang berbudi pekerti luhur sopan santun, suka menolong, berbakti dan sangat pintar. Berbudi pekerti luhur, jiwa penolng Aminudin dapat dilihat dari penggalan dialog : “Ia menolong mencangkul sawah Mak Mariamin.. Udin mempunyai kasihan, itulah sebabnya ia menolong mamaknya.” Mendengar itu, suaminya tinggal diam; Ia tiada marah mendengar umpatan itu.

-Sutan Baringin :
seorang yang suka membuat masalah dan takabur dengan hartanya. Watak tidak baiknya itu dapat dilihat dari penarasian penulis sebagaimana berikut ini ; Sutan Baringin terbilang hartawan lagi bangsawan seantero penduduk sipirok. Akan tetapi karena ia sangat suka berperkara, maka harta yang banyak itu habis, sawah dan kerbau terjual, akan penutup ongkos-ongkos perkara, akhir-akhir jatuh miskin, sedang yang dicarinya dalam perkara itu tiada seberapa bila dibandingkan dengan kerugian-kerugiannya.

-Nuria:
seorang penyayang dan baik hati. Wujud kasih sayang itu sebagaimana dapat dilihat dari penggalan dialog berikut ini ; “Anakku sudah makan?” bertanya si ibu seraya menarik tangan budak itu, lalu dipeluknya dan diciumnya berulang-ulang.

Baginda Diatas:
seorang kepala kampung atau bangsawan yang kaya raya dan disegani serta dihormati. Hal itu dibuktikan dengan penggalan narasi langsung dari penulis sebagai berikut ; “Dia (Aminudin) adalah anak kepala kampung A. Ayah Aminu’ddin seorang kepala kampung yang terkenal di seantero Sipirok. Harta bendanya sangat banyak”.

-Ibu Aminu’ddin:
mempunyai sifat yang sama seperti suaminya Baginda Diatas, dia juga penyayang.

(D)TEMA
Berkisar masalah adat Dijodohkan oleh orang tua Dan Tidak selamanya kebahagiaan dapat diperoleh dengan mudah harus ada.




Sinopsis dan Watak Tokoh Novel
‘Layar Terkembang’



Pencipta: Sultan Takdir Alisjahbana
Penerbit: Balai Pustaka

Karya: Chandra Sanityo Naratantra



Sinopsis Cerita

        ‘Layar Terkembang’ adalah sebuah novel Indonesia oleh Sultan Takdir Alisjahbana. Diterbitkan pada tahun 1936 atau 1937 oleh Balai Pustaka, menceritakan kisah dua saudara perempuan dan hubungan mereka dengan mahasiswa Kedokteran. Cerita ini juga berisi himbauan akan perlunya Indonesia untuk membiasakan budaya dari barat untuk memodernisasi negara.
        Tuti dan Maria, putri Raden Wiriatmadja, pergi ke sebuah gedung akuarium pasar ikan yang dimana mereka bertemu Yusuf, mahasiswa Kedokteran dari Martapura, Sumatera Selatan. Setelah ia membawa mereka pulang, dia menyadari bahwa dia telah jatuh cinta untuk Maria. Keesokan harinya, ia bertemu gadis tersebut dalam perjalanannya ke sekolah dan keluar kota dengan mereka. Dia dan Maria menjadi semakin dekat, sementara Tuti menyibukkan dirinya dengan membaca dan menghadiri Kongres pada hak-hak perempuan.
Beberapa bulan kemudian, Yusuf kembali lebih awal dari liburannya dengan Maria. Namun, tak lama kemudian Maria jatuh sakit dan didiagnosis dengan malaria. Tuti mulai merasa perlu untuk dicintai, mengingat Supomo yang pernah mengusulkan kepadanya. Setelah adik Supomo datang untuk menuntut jawaban, ia mengatakan tidak. Kondisi tubuh Maria terus memburuk dan dokter mengubah diagnosis mereka bahwa Maria telah terkena tuberkulosis. Saat dia terletak sekarat di rumah sakit, Tuti dan Yusuf pergi untuk mengunjungi sepupunya di Sindanglaya, di mana Tuti menambah pendapat bahwa yang satu tidak perlu tinggal di kota agar dapat berguna untuk negara. Setelah mereka kembali ke samping tempat tidur Maria, Maria meminta bahwa mereka menikah satu sama lain.Maria meninggal setelah Tuti dan Yusuf yang telah menjalin perhubungan yang lebih dekat telah menyetujui.





Tokoh dan Watak
a.   Tokoh
Tokoh Utama
Tokoh Pendukung
Tuti
Ratna
Maria
Saleh
Yusuf
Supomo
Raden Wiriatmadja
Rukamah

b.  Watak
Tokoh
Watak
Tuti
Independen, aktif dan lebih modern.
Maria
Mudah kagum, lincah, periang.
Yusuf
Rela berkorban, penuh berperasaan.
R. Wiriatmadja
Teguh agama, baik hati, penyayang.
Supomo
Romantis, saling membantu.
Ratna
Saleh, pecinta alam, penyayang.
Saleh
Setia, pecinta alam.
Rukamah
Baik hati, suka bercanda.




Resensi Novel “Siti Nurbaya (Kasih Tak Sampai)” karya Marah Rusli

 Judul Buku     :   Siti Nurbaya ( Kasih Tak Sampai )

Pengarang      :   Marah Rusli

Penerbit          :   Balai Pustaka

Tahun Terbit   :  1992

Tempat Terbit :  Jakarta

Tebal               : 271 halaman

Tokoh             : Siti Nurbaya, Samsulbahri, Datuk Maringgih, Baginda Sulaiman, dan Sultan Mahmud.

Sinopsis
Ibunya meninggal saat Siti Nurbaya masih kanak-kanak, maka bisa dikatakan itulah titik awal penderitaan hidupnya. Sejak saat itu hingga dewasa dan mengerti cinta ia hanya hidup bersama Baginda Sulaiman, ayah yang sangat disayanginya. Ayahnya adalah seorang pedagang yang terkemuka di kota Padang. Sebagian modal usahanya merupakan uang pinjaman dari seorang rentenir bernama Datuk Maringgih.

Pada mulanya usaha perdagangan Baginda Sulaiman mendapat kemajuan pesat. Hal itu tidak dikehendaki oleh rentenir seperti Datuk Maringgih. Maka untuk melampiaskan keserakahannya Datuk Maringgih menyuruh kaki tangannya membakar semua kios milik Baginda Sulaiman. Dengan demikian hancurlah usaha Baginda Sulaiman. Ia jatuh miskin dan tak sanggup membayar hutang-hutangnya pada Datuk Maringgih. Dan inilah kesempatan yang dinanti-nantikannya. Datuk Maringgih mendesak Baginda Sulaiman yang sudah tak berdaya agar melunasi semua hutangnya. Boleh hutang tersebut dapat dianggap lunas, asalkan Baginda Sulaiman mau menyerahkan Siti Nurbaya, puterinya, kepada Datuk Maringgih.

Menghadapi kenyataan seperti itu Baginda Sulaiman yang memang sudah tak sanggup lagi membayar hutang-hutangnya tidak menemukan pilihan lain selain yang ditawarkan oleh Datuk Maringgih.

Siti Nurbaya menangis menghadapi kenyataan bahwa dirinya yang cantik dan muda belia harus menikah dengan Datuk Maringgih yang tua bangka dan berkulit kasar seprti kulit katak. Lebih sedih lagi ketika ia teringat Samsulbahri, kekasihnya yang sedang sekolah di stovia, Jakarta. Sungguh berat memang, namun demi keselamatan dan kebahagiaan ayahandanya ia mau mengorbankan kehormatan dirinya dengan.

Samsulbahri yang berada di Jakata mengetahui peristiwa yang terjadi di desanya, terlebih karena Siti Nurbaya mengirimkan surat yang menceritakan tentang nasib yang dialami keluarganya. Pada suatu hari ketika Samsulbahri dalam liburan kembali ke Padang, ia dapat bertemu empat mata dengan Siti Nurbaya yang telah resmi menjadi istri Datuk Maringgih. Pertemuan itu diketahui oleh Datuk Maringgih sehingga terjadi keributan. Teriakan Siti Nurbaya terdengar oleh ayahnya yang tengah terbaring karena sakit keras. Baginda Sulaiman berusaha bangkit, tetapi akhirnya jatuh tersungkur dan menghembuskan nafas terakhir.

Mendengar itu, ayah Samsulbahri, yaitu Sultan Mahmud yang kebetulan menjadi penghulu kota Padang, malu atas perbuatan anaknya. Sehingga Samsulbahri harus kembali ke Jakarta dan ia berjanji untuk tidak kembali lagi kepada keluargannya di Padang. Datuk Maringgih juga tidak tinggal diam, karena Siti Nurbaya diusirnya.

Siti Nurbaya yang mendengar bahwa kekasihnya diusir orang tuanya, timbul niatnya untuk pergi menyusul Samsulbahri ke Jakarta. Tetapi niatnya itu diketahui oleh kaki tangan Datuk Maringih. Karena itu dengan siasat dan fitnahnya, Datuk Maringgih dengan bantuan kaki tangannya dapat memaksa Siti Nurbaya kembali dengan perantaraan polisi.

Tak lama kemudian Siti Nurbaya meninggal dunia karena memakan lemang beracun yang sengaja diberikan oleh kaki tangan Datuk Maringgih. Kematian Siti Nurbaya itu terdengar oleh Samsulbahri sehingga ia menjadi putus asa dan mencoba melakukan bunuh diri. Akan tetapi mujurlah karena ia tak meninggal. Sejak saat itu Samsulbahri tidak meneruskan sekolahnya dan memasuki dinas militer.

Sepuluh tahun kemudian, dikisahkan dikota Padang sering terjadi huru-hara dan tindak kejahatan akibat ulah Datuk Maringgih dan orang-orangnya. Samsulbahri yang telah berpangkat Letnan dikirim untuk melakukan pengamanan. Samsulbahri yang mengubah namanya menjadi Letnan Mas segera menyerbu kota Padang. Ketika bertemu dengan Datuk Maringgih dalam suatu keributan tanpa berpikir panjang lagi Samsulbahri menembaknya. Datuk Maringgih jatuh tersungkur, namun sebelum tewas ia sempat membacok kepala Samsulbahri dengan parangnya.

Samsulbahri alias Letnan Mas segera dilarikan ke rumah sakit. Pada saat-saat terakhir menjelang ajalnya, ia meminta dipertemukan dengan ayahandanya. Tetapi ajal lebih dulu merenggut sebelum Samsulbahri sempat bertemu dengan orangtuanya.

Sekilas tentang penulis dan bukunya
Buku ini diterbitkan pertama kali oleh Balai Pustaka pada tahu 1922. Buku yang berjudul Siti Nurbaya ini berhasil menempatkan diri sebagai puncak roman di antara roman-roman lain yang dianggap orang sebagai puncak roman dalam Sastra Indonesia Modern. Penilaian itu tidak didasarkan pada temanya, tetapi berdasarkan pemakaian bahasa dan gayanya yang tersendiri. Buku ini menggunakan bahasa melayu. Oleh karena itu, orang melayu pasti akan lebih mudah membaca dan segera mengerti isinya. Karena terkenalnya sampai-sampai zaman itu dinamai zaman Siti Nurbaya. Roman karyanya ini berhasil pula merebut hadiah tahunan dalam bidang sastra, yang diberikan oleh pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1969.

Dalam karyanya berjudul Siti Nurbaya, Marah Rusli ingin merombak adat yang berlaku pada masa itu dan dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia. Pelaku utamanya pada roman ini adalah Siti Nurbaya, Samsulbahri, dan Datuk Maringgih.

Membaca roman Siti Nurbaya kita diajak mengikuti liku-liku kehidupan masyarakat Padang pada masa itu, khususnya kisah cinta yang tak kunjung padam dari sepasang anak manusia, Siti Nurbaya dan Samsulbahri
Pengarang, dalam hal ini Marah Rusli sebagai pemuda terpelajar memiliki pemikiran jauh lebih maju daripada masyarakat disekitarnya. Ia telah mengenal tata cara hidup dan kebudayaan asing yang sedikit banyak sangat berpengaruh terhadap jiwanya. Dari dasar itu timbul gejolak pemberontak ingin menerobos adapt lama yang mengungkung dengan ketat dan dianggap oleh Marah Rusli sebagai sesuatu yang tidak perlu terjadi.

Marah Rusli ini lahir di Padang pada tanggal 7 Agustus 1889 dan meninggal di Bandung pada tanggal 17 Januari 1968. Pengarang ini telah menamatkan SD di Padang pada tahun 1904 dan menamatkan Sekolah Raja (Hoofdenscool) di Bukit Tinggi pada tahun 1910. Setelah tamat Sekolah Dokter Hewan di Bogor pada tahun 1915, ia diangkat menjadi adjunct dokter hewan di Sumbawa Besar, kemudian (1916) menjabat Kepala perhewanan di Bima. Tahun 1918 pindah menjadi kepala peternakan hewan kecil di Bandung, kemudian mengepalai daerah perhewanan di Cirebon. Tahun 1919 menjabat kepala daerah perhewanan di Blitar, tahun 1920 menjadi asisten leraar Kedokteran Hewan Bogor, tahun 1921 menjadi dokter hewan di Jakarta, tahun 1925 pindah ke Tapanuli. Sejak tahun 1929 sampai datang revolusi 1945 menjadi dokter hewan kotapraja Semarang. Selama revolusi tinggal di Solo, kemudian bekerja pada ALRI di Tegal. Tahun 1948 diangkat menjadi lektor di Fakultas Dokter Hewan Klaten dan dalam tahun 1950 kembali ke Semarang. Sejak tahun 1951 menjalani masa pensiun di Bogor, tetapi masih tetap menyumbangkan tenaganya di Balai Penelitian Ternak Bogor sampai akhir hayatnya.

Di samping profesinya sebagai dokter hewan, Marah Rusli terkenal pula sebagai sastrawan karena romannya yang berjudul Siti Nurbaya (Kasih Tak Sampai).


Nilai di dalamnya 
Pengarang mengajak kita untuk memetik beberapa nilai moral dari romannya yang terkenal ini, antara lain: 
  • Bila asmara melanda jiwa seseorang maka luasnya samudra tak akan mampu menghalangi jalannya cinta. Demikianlah cinta yang murni tak akan padam sampai mati. 
  • Demi orang-orang yang dicintainya seorang wanita bersedia mengorbankan apa saja meskipun ia tahu pengorbanannya dapat merugikan dirinya sendiri. Lebih-lebih pengorbanan tersebut demi orang tuanya. 
  • Bagaimanapun juga praktek lintah darat merupakan sumber malapetaka bagi kehidupan keluarga. 
  • Menjadi orang tua hendaknya lebih bijaksana, tidak memutuskan suatu persoalan hanya untuk menutupi perasaan malu belaka sehingga mungkin berakibat penyesalan yang tak terhingga. 
  • Dan kebenaran sesungguhnya di atas segala-galanya.
  • Akhir dari segala kehidupan adalah mati, tetapi mati jangan dijadikan akhir dari persoalan hidup.


Analisis Si Jamin dan Si Johan

ANALISIS
1.1. Unsur Intrinsik
A. Tokoh dan Perwatakan
1) Jamin                       : Baik hati, penurut, penyabar, rajin, dan jujur
2) Johan                       : Penurut,pendiam,penyabar
3) Bertes                      : Keras kepala,berani,mudah terbawa pergaulan
4) Inem                        : Jahat,berani
5) Mina                        : Baik hati,ramah,bertanggung jawab
6) Fi                              : Baik hati
7) Kong Sui                 : Baik hati,muada dihasut
B. Latar atau Setting
1) Rumah
2) Pasar baru
3) Rumah Sakit
C. Alur
            Alur yang digunakan dalam novel si jamin dan si johan ini adalah alur maju (progresif), hal ini terlihat dari cerita yang berurutan dari mulai ayahnya yang menikahi ibinya sampai akhirnya jamien meninggal dan johan diasuh oleh Kong Sui dan Fi.
D. Tema
            Novel karya Merari Siregar ini menceritakan tentang dua bersaudara dalam menjalani hidup.
E. Amanat
            Persaudaraan yang saling mengasihi adalah hal yang indah dan perlu dijaga. Hal inilah yang patut kita tiru. Jalani hidup sesuai dengan yang Allah perintahkan dan apabila kita melakukan salah sebaiknya segera bertaubat karena pertaubatan yang tulus akan diterima olea Allah.
F. Sudut Pandang Pengarang
Di sini pengarang sebagai orang ketiga


Merari Siregar (1896-1940), penulis Si Jamin dan Si Johan adalah sastrawan Indonesia yang berasal dari angkatan Balai Pustaka. Setelah meraih ijazah Handelscorrespondent Bond A di Jakarta, ia bekerja sebagai guru bantu di Medan, kemudian bekerja di Rumah Sakit Umum Jakarta, dan terakhir di Opium & Zoutregie Kalianget, Madura.
            Sebelum menulis Si Jamin dan Si Johan, Merari Siregar sebelumnya juga telah cukup dikenal dalam dunia sastra Indonesia dengan novel Azab dan Sengsara yang merupakan salah satu tonggak kesusastraan Indonesia. Oleh karena itu tidak heran Si Jamin dan Si Johan memiliki jalan cerita yang tidak kalah menariknya dengan Azab dan Sengsara. Si Jamin dan Si Johan menceritakan tentang kisah hidup dua orang anak bernama  Jamin dan Johan. Jamin dan Johan adalah anak dari Bertes dan Mina. Bertes memiliki kelakuan yang kurang baik dari sejak mudanya. Pada umur dua puluh satu tahun, dia meninggalkan ibunya yang sudah tua dan janda untuk menjadi serdadu. Bahkan sampai ibunya meninggal pun Bertes tidak pernah mengirim kabar satu kali pun pada ibunya.
            Judul Si Jamin dan Si Jehan yang diambil dan gubahan Justus van Maurik yang berjudul “Jan Smees’. Judul “Jan Smees” ini terdapat dalam kumpulan cerpen Justus van Maurik yang berjudul Lift het Volk ‘Dan Kalangan Rakyat’ dengan subjudul Ainsterdamche Novel/en ‘Novel Amsterdam’ yang terbit tahun 1879. demikian dinyatakan oleh Teeuw walaupun sebelumnya ía menyatakan bahwa cerita “Jan Smees” ini berasal dan cerita Oliver West gubahan Char les Dickens. Pengamat lain, seperti Armijn Pane pun menyatakan bahwa karya Si Jamin dan Si Johan berasal dari karya sastra Belanda tersebut.
            Ide cerita Si Jamin dan Si Johan ialah ajakan untuk menjauhi minuman keras dan candu karena kedua benda itu mengakibatkan kerusakan mental dan kemerosotan bagi kehidupan manusia. Ide cerita itu sejalan dengan usaha pemerintah Hindia Belanda untuk memberantas pemabuk. Walaupun secara umum Belanda berusaha memberantas pemabukan. pemerintah Belanda masih mengizinkan adanya tempat-tempat tertentu, misalnya di Glodok, yang merupakan tempat terbuka untuk menjual candu.





Bahasa
Novel  Angkatan 20-an :
Bahasanya mengutamakan keindahan bahasa daripada isi , menggunakan ejaan lama, pepatah, pribahasa sehingga pembaca sukar untuk mengerti isi dari cerita tersebut.
Novel Angkatan 30-an :
Bahasa kurang sopan, lebih apa adanya, sudah mendekati bahasa pada novel zaman sekarang.

Pola Pikir Masyarakat
Novel Angkatan 20-an :
 Pola pikir masyarakat masih kolot, terbelakang. Masih percaya akan adanya hal mistik dan sangat menjunjung tinggi adat kebiasaan. Juga hanya perkataan orangtua lah yang paling benar dan harus dituruti.
Novel Angkatan 30-an :
Pola pikir masyarakat semakin maju. Kaum wanita juga ingin maju seperti kaum lelaki.

Tema Novel
Novel Angkatan 20-an :
Tema yang sering diangkat menjadi tema pada novel angkatan 20-an adalah pernikahan paksa, pertentangan adat, pertentangan antara kaum tua dan kaum muda.
Novel Angkatan 30-an :
Tema yang sering diangkat menjadi tema novel angkatan 30-an adalah perbedaan laki-laki dan perempuan, perempuan ingin maju, emansipasi wanita.



Kamis, 22 Januari 2015

So Lat 4 2014

Berlatih mengerjakan soal UN
BEDAH SKL 2014
kelompok 4

1.        Bacalah paragraf berikut!
Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memperkirakan sebanyak 400 ribu pengunjung akan hadir menjelang tahun baru 2014. Perkiraan ini dirasa tidak berlebihan mengingat membludaknya pengunjung pada tahun lalu. Sebagai daya tarik pengunjung, pengelola menyiapkan berbagai acara hiburan dengan tema “pesta rakyat” diantaranya pesta kembang api.
Gagasan utam aparagraf tersebut adalah .....


a.       Pesta kembang api di TMII
b.      Membludaknya pengunjung TMII
c.       Perkiraan jumlah pengunjung TMII
d.      Persiapan acara hiburan di TMII



2.        Bacalah kutipan teks berikut dengan seksama!
Teks berita1
Sebanyak 20 nelayan aaasal kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dikabarkan hilang di  perairan Laut Jawa. Mereka merupakan awak dua kapal penangkapan ikan, Sarimulya I dan Sarimulya II, yang rusak diempas ombak dan mengalami kebocoran di tengah laut.

Teks berita 2
Komandan Pangkalan Laut Tanjung Emas Semarang Kolonel (Laut) Jan Simamora, Kamis, (2/1), mengatakan, hingga pukul 20.30 korban tenggelamnya KM Senopati Nusantara yang belum ditemukan  masih 16 orang. Korban selamat 200 orang dan yang meninggal 12 orang.
Kesamaan informasi yang dibahas dalam kedua teks tersebut adalah ....
a.       Penyebab kecelakaan transportasi laut
b.      Korban kecelakaan yang belum ditemukan
c.       Cuaca buruk penyebab kecelakaan
d.      Saat terjadinya kecelakaan laut

3.        Bacalah kutipan teks berikut dengan seksama!
Teks berita 1
Setelah menekan sirine tanda peresmian beroperasinya bus gandeng pada pukul 11.45, Joko Widodo mengajak hadirin menikmati perjalanan secara gratis. Mereka yang diundang adalah para pejabat pemprov DKI, wartawan, Organda, Dewan Transportasi Kota Jakarta, dan tokoh masyarakat. Mereka diundang karena mempunyai kontribusi banyak terhadap jalannya transportasi.
Teks berita 2
Minggu kemarin Joko Widodo meresmikan 10 bus gandeng. Sepuluh bus ini adalah bagian dari 30 bus gandeng yang akan disediakan. Sebanyak 30 bus lainnya masih dalam proses produksi dan selebihnya menyusul. Diresmikannya bus gandeng tersebut diharapkan dapat memperlancar masyarakat dalam menggunakan transportasi.
Perbedaaan penyajian kedua teks berita tersebut adalah ....
Teks berita 1                                                         Teks berita 2
a.       Kapan, siapa, mengapa                             Kapan, apa, bagaimana
b.      Kapan, di mana, siapa                              Siapa, apa, bagaimana
c.       Mengapa, kapan, berapa                           Kapan, di mana, mengapa
d.      Apa, kapan, siapa                                     Apa, siapa, kapan
4.        Bacalah kutipan biografi berikut!
Rio Haryanto adalah pembalap yang menjanjikan untuk membawa nama Indonesia ke dunia internasional dalam kejuaraan formula Asia 2.0 tahun 2009 ia menempati urutan pertama kategori Asia dan urutan ketiga kategori Internasional. Rio kini terjun kejuaraan balap mobil Formula BMW Pasifik ia dinobatkan sebagai duta nasional anti narkoba pada peringatan hari anti narkoba. Keistimewaan tokoh tersebut adalah..........
A.     Pembalap yang menjanjikan nama baik Indonesia.
B.     Pembalap mobil Formula BMW Pasifik.
C.     Pembalap yang menempati urutan pertama pada tahun 2009.
D.     Pembalap yang dinobatkan sebagai duta nasional anti narkoba.



1





5.        Bacalah kutipan biografi tersebut!
Prof. Dr. Fuad Hasan, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan tidak pernah bercita-cita menjadi menteri. Ia piawai menggeapi sik biola dan sering membolos sekolah untuk main bola. Pada tahun 1950 ia bermaksud mengasah kemampuan musiknya ke Roma, Italia tetapi niat itu diurungkan akhirnya ia memilih masuk fakultas fisikologi UI. Ketika menjadi menteri ia tidak menganti kurikulum karena dikawatirkan menimbulkan keresahan masyarakat anak didik dan juga guru. Ia seorang pemimpin yang bersahaja dan menikmati hidup apa adanya sebagai rohmad Tuhan. Sifat yang tepat untuk diteladani pada tokoh biografi tersebut adalah...



A.     Piawai menggesik biola.
B.     Membolos sekolah untuk main bola.
C.     Mimilih kuliah di UI.
D.     Pemimpin bersahaja.



6.        Bacalah kutipan biografi berikut!
Sejak kecil Dewi Sartika sudah menunjukkan bakat pendidik gigih meraih kemajuan. Hal ini didorong oleh pamannya. Bupati Martanegara, yang memiliki keinginan yang sama. Adat yang mengekang kaum wanita pada waktu itu membuat pamannya mengalami kesulitan dan kekhawatiran. Berkat kegigihan semangatnya, Dewi Sartika bisa meyakinkan pamannya dan diijinkan mendirikan sekolah untuk peremmpuan. Sikap yang patut diteladani pada tokoh tersebut adalah...
A.     Menunjukkan bakat mendidik.
B.     Semangat yang gigih meraih citacita.
C.     Mudah khawatir saat mengalami musibah.
D.     Berusaha menyakinkan pamannya untuk maju.

7.        Perhatikan iklan berikut !

1.      BATAVIA AIR
2.      Pesan tiket via handphone
3.      Lebih praktis dan nyaman, dimana saja, kapan saja, urusan tiket segera beres.
 
 








Maksud kalimat ( 3 ) pada iklan tersebut adalah…
a.       Penjualan tiket via HP lebih cepat dan murah
b.      Pemesanan tiket via HP lebih mudah dan praktis
c.       Penjualan tiket jadi lebih mudah jika mempunyai HP
d.      Pembelian tiket via HP lebih aman, mudah dan murah

8.        Perhatikan iklan berikut !

1.      Belajar lebih atraktif dan menyenangkan
2.      Telah hadir VCD pembelajaran
3.      Harga sesuai kualitas
4.      Tersedia di PT “ SINAR TERANG”
 
 







Kalimat fakta pada iklan tersebut ditandai nomor…
a.       (1) dan (3)                               c.  (2) dan (3)
b.      (2) dan (4)                               d.  (3) dan (4)

2

9.        Bacalah teks berikut dengan seksama !

Tercatat 70 % tanah di Jakarta bahkan sudah tercemar air limbah. Sungai ciliwung tak luput dari pencemaran limbah. Akibat pencemaran limbah ini aliran air di sepanjang Ciliwung tercemar bakteri E-Coli jauh diatas ambang normal dan warna air sudah berubah menjadi coklat dan hitam. Oleh karena itu, tak mengherankan apabilakemudian harga air di Jakartamenjadi mahal.
 
 










Simpulan isi paragraph tersebut adalah…
a.       Tercata 70 % tanah di Jakarta tercemar limbah
b.      Harga air di Jakarta mahal karena air tanah dan sungai sudah tercemar
c.       Baik air tanah maupun air sungai tercemar bakteri berbahaya
d.      Air tanah di Jakarta tidak layak diminum

10.    Perhatikan grafik berikut!
 

Jumlah Peserta Lomba Kebahasaan







Pernyataan yang sesuai grafik tersebut adalah …
A.     Jumlah peserta membaca berita paling banyak
B.     Peserta membaca puisi sama jumlahnya dengan menulis cerpen
C.     Jumlah peserta membaca puisi paling sedikit
D.     Jumlah peserta berpidato sama dengan membaca puisi

11.    Perhatikan tabel berikut!
      Jumlah pemohon SIM wanita tahun 2008-2011
Tahun
A
B1
B11
C
2008
2009
2010
2011
18.824
18.841
32.829
38.968
283
39
0
4
0
0
0
0
17.803
16.954
29.732
35.520
     
      Simpulan data tabel tersebut adalah ….
      A.  Pemohon SIM BII empat tahun terakhir mengalami penurunan
      B.   Pada tahun 2009 pemohon SIM C mengalami peningkatan
      C.   Tahun 2008 pemohon SIM B mengalami peningkatan tajam
      D.  Empat tahun terakhir pemohon SIM A meningkat jumlahnya


12.    Perhatikan denah berikut!
 


Letak masjid adalah ….
A.   Sebelah timur dealer motor, sebelah barat lapangan
B.   Sebelah barat dealer motor, sebelah selatan apartemen
C.   Sebelah timur lapangan, sebelah utara SD Sedap Malam
D.   Sebelah barat Sd Sedap Malam, sebelah barat BTN
13.    


Berdasarkan denah tersebut perjalanan efisien menuju Graha Budaya bila kita berada di jalan Gatot Subroto adalah … .
A.     Dari jalan  Gatot Subroto belok ke barat menuju jalan Agus Salim belok ke arah barat daya
B.     Melalui jalan Basuki Rahmad belok ke arah timur ke jalan Ahmad Dahlan masuk jalan Basuki Rahmad
C.     Dari jalan Gatot Subroto belok kearah Selatan menuju Jalan Ahmad Dahlan
D.     Dari jalan Ahmad Dahlan belok ke arah Barat jalan Gatot Subroto melewati Graha Budaya.



14.    Angin menghampiriku
tertatih-tatih         
Berbisik di telinga kiri     
lembut, sejuk
Bulu halus di pelipis
tersibak rasa hampa
tiba-tiba aku sadar
aku harus belajar



Tema puisi di atas adalah...


A.     Pentingnya belajar
B.     Suasana santai
C.     Suasana pagi
D.     Rajin belajar


4
15.     


Hancur rasa pilu hati...
Tak lagi punya asa
Aku terpuruk
Dalam ketidakpastian
Aku lemah tak berdaya
Ternyata ...
Bertepuk sebelah tangan



Larik ke-1 puisi di atas bermajas...          


A.   personirikasi
  B.   hiperbola
  C.   metafora
  D.   perumpamaan



16.    Perhatikan puisi berikut!

Pagi
Jika pagi adalah awal kehidupan
Haruskah embun mesti menguap untuk
Mengantar pada siang
Jika pagi kan selalu berganti,
Aku takut akan kehilangan ini
Bagaimana harus kuatasi
Aku ingin pagi selalu menemani Sebelum bersatu diri dengan bumi



Ketika Tanah Liat menjadi Keramik
Apalah yang kamu punya
Sementara dirimu sendiri sebenarnya
ada yang punya 
Apalah yang dapat kau sombongkan
Sementara bernafas saja kau takkan mampu,
Kecuali atasizinNya
Perbedaan amanat kedua puisi diatas adalah...

Puisi 1
Puisi 2
A.
Berusahalah selalu bangun pagi
Janganlah menyembunyikan apa yang dimiliki
B.
Manfaatkan masa muda dengan baik
Jangan takabur dengan apa yang dimiliki
C.
Memilih pagi untuk  bekerja
Manfaatkan diri sebaik-baiknya
D.
Jangan sia-siakan suasana pagi
Manfaatkan nafasmu sebaik-baiknya

17.    Bacalah kutipan cerpen berikut!
Iman Versus Superman
             Oleh Uswatun
................................................
 (1) Tak lama kemudian ibu berujar, "Iman, bermain itu tidak ada kaitannya dengan kaos yang dipakai. Pantas Iman selalu kalah karena kamu kan anak yang paling kecil di antara teman-temanmu itu." (2) Mendengar jawaban ibu, Iman mulai menyadari sebab ia kalah. (3) "Iya, Iman memang yang paling kecil," katanya dalam hati. (4) Sebelum Iman beranjak menuju kamarnya, ibu memberikan nasihat.
Bukti latar tempat pada kutipan cerpen tersebut ditunbjukkan nomor...
A.     1                      B. 2                  C. 3                  D.4
18.    Bacalah kutipan cerpen berikut ini!
Dengan memberanikan diri, aku pun bertanya, “apa Ibu kenal dengan seorang anak bernama Santi yang dulu tinggal disana itu?” Ia menjawab, “silahkan masuk, Nyonya kalau Anda ibunya Santi, sungguh Anda tidak punya hati!”, Ia membuka pintu tempat tinggalnya. “Tolong katakan, dimana ia sekarang? Saya janji menyayangi dan tidak akan meninggalkannya lagi.” Aku berlari memeluk tubuhnya yang bergetar keras, “Nyonya semua sudah terlambat, sehari sebelum Nyonya datang, Santi telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di kolong jembatan,” jawabnya dengan suara terbata-bata. “Santi....maafkan ibu, Nak !” Aku sungguh menyesal, mengapa anakku Santi, dulu kutinggalkan.
                                                                        5





Cara pengarang menggambarkan watak tokoh adalah...


a.       Tingkah laku tokoh
b.      Dialog antartokoh
c.       Diceritakan pengarang
d.      Diungkapkan tokoh lain



19.    Bacalah kutipan cerita berikut!
Seminggu kemudian mereka anak beranak pergi ke kota. Mereka melihat raja naik kereta emas ditarik enam ekor kuda yang bagus-bagus. Diam-diam tanpa tau Mak Kasim. Pak Kasim pergi ke luar, minta kereta emas dengan kudanya.
Raja marah, lalu mengatakan bahwa Pak Kasim tamak. Selalu tidak puas. Nanti kalau diberi kereta emas dan kudanya, tentu akan minta menjadi raja. Kata Raja, Pak kasim harus menerima hukumannya. Pulanglah, kata Raja.
Setiba di rumah, gedung yang bagus tidak ada lagi. Yang ada gubuknya yang dahulu. Si Kasim dan Emaknya kembali berpakaian compang-camping.
Tetapi apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur.
Amanat cerita di atas adalah .....
a.       Hendaknya kita menerima kenyataan yang kita hadapi.
b.      Binalah kerukunan dan ketentraman dalam rumah tangga.
c.       Berbuat baiklah sesama makhuk hidup
d.      Kalau mendapat keberuntungan, janganlah menjadi tamak.

20.    Bacalah kutipan cerita berikut!
....” Kamu tidak apa-apa, Din? Tanya Rita. Kamu harus kuat demi kelompok kita, semua harapan tergantung padamu.”
Adi terdiam. Sebenarnya, dia sudah tidak kuat. Ia tidak ingin mengecewakan harapan temannya. Tiba-tiba dalam dirinya muncul kekuatan untuk bertahan. Ia menguatkan diri dan berusaha berdiri dan berjalan ke tengah lapangan.
Konflik cerita tersebut adalah....
A.     Mengatakan jika dirinya tidak kuat lagi
B.     Rita memaksa Dina untuk terus melanjutkan pertandingan
C.     Rita dan Adi sepakat untuk melanjutkan pertandingan
D.     Teman-teman Rita meminta supaya Dina istirahat

21.    Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Dengar-dengar keluarga pemilik rumah yang lama, sering dibicarakan tidak baik oleh orang-orang desa, bahkan disebut keluarga sombong. Dikatakan begitu, karena sebagai keluarga yang memiliki pendhapa dengan ruang besar dianggap kurang bermasyarakat, karena mereka enggan menjadikan pendhapa sebagai tempat berkumpul dengan anggota masyarakat desa.

Kebiasaan yang berlaku di tempat atau adat dalam kutipan cerpen tersebut adalah ...
A.   Pembicaraan tidak baik antarwarga tentang sebuah keluarga.
B.   Sebuah keluarga dikenal sombong karena jarang bergaul.
C.   Berkumpul di padhapa dengan anggota masyarakat.
D.   Keluarga pemilik rumah lama sering dibicarakan warga.





6
22.    Bacalah kedua kutipan novel berikut!
Novel 1
Novel 2
      “Apa yang bisa saya harapkan sesudah saya sembuh? Rasanya saya sudah kehilangan tujuan. Kehilangan segalanya. Hidup saya terasa sangat enteng. Dan kosong.”

    “Bagaimana ceritanya,Bu? Wiwin ingin tahu.”
      Rini datang mendekat, lalu berkata, “Betulkah Bang Maman bukan abang kami,Bu? Jadi, siapa yang anak papa serta ibu?” tanyanya mendesak.
Perbedaan karakteristik kedua novel tersebut adalah ....
Pilihan
Novel 1
Novel 2
A.      

tokoh yang terlihat banyak

tokoh yang terlihat dua
B.      

sudut pandang akuan

sudut pandang diaan
C.      

latar kehidupan pegunungan

latar sosial kehidupann perdesaan
D.      

amanat tentang moral

amanat tentang pendidikan

23.    Perhatikan kutipan naskah drama berikut!

Fia :  Ya ampun, dompet aku hilang (Kaget saat merogoh saku)
Uli :  Yang bener,Fi?
Fia :  Iya, beneran! Aku serius!
Uli :  Mungkin dompetmu jatuh di jalan tadi. Hmm...nanti aku bantu nyariin deh.(mencoba  menghibur)

Suasana dalam kutipan drama tersebut adalah....


A.     Panik
B.     Curiga
C.     Santai
D.     Bimbang



24.    Cermatilah teks drama berikut !
Hari telah menunjukkan pukul 05.30. Ibu bergegas ke kamar Brian.
Ibu  :   Brian ayo bengun  ! Sudah siang …. Cepat  bangun.
Brian   :  Sebentar bu … masih ngaaantuuuk. (sambil mengambil slimut kembali tidur)
Ibu      :   Katanya masuk jam ke- O, Ayo bangun nanti terlambat. (Sambil menggoyang-goyang tubuh Brian)
Brian  :   Iya bu….(Bangun dan bergegas ke kamar mandi)
Latar pada kutipan naskah drama tersebut adalah . …


A.     Pagi hari di kamar
B.     Siang hari di rumah
C.     Sore hari di dapur
D.     Malam hari di kamar



25.    Perhatiakan ilustrasi berikut !
Sabtu pagi, Maharani sangat senang karena dia berhasil menjadi juara baca puisi tingkat Kabupaten, dia tidak menyangka karena mampu mengalahkan sekolah-sekolah faforit yang lain.
Penulisan catatan harian Maharani yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah . …
A.     Maharani hari ini sangat senang karena dia berhasil menjadi juara dan mengalahkan sekolah faforit lain.
B.     Hari ini, aku senang sekali karena tak kusangaka menjadi juara satu lomba baca puisi tingkat Kabupaten dan mengalahkan sekolah faforit yang lain.                                                           7
C.     Dia sangat senang sekali menjadi juara satu lomba baca puisi tingkat Kabupaten dan mengalahkan sekolah faforit lain.
D.     Betapa senangnya hati Maharani yang telah berhasil menjadi juara satu lomba baca puisi tingkat Kabupaten.

26.    Perhatikan ilustrasi berikut !
       Pak Iksan, Pembina OSIS SMP Tunas Bangsa berniat mengumpulkan pengurus OSIS untuk persiapan Persami . Jabbar selaku ketua OSIS ditugasi membuat undangan rapat.
Isi pesan singkat yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah. …
A.     Undangan rapat harus dibuat untuk kegiatan persami.
B.     Bentuk panitia pelaksanaan persami yang diadakan OSIS.
C.      Edarkan undangan rapat untuk seluruh anggota OSIS hari ini dengan segera.
D.     Segera buat undangan rapat pengurus OSIS untuk persiapan persami

27.    Cermati  Peristiwa berikut !
Rencana Polda Metro Jaya yang akan membina para pelajar yang terlibat tawuran, bukan basa-basi. Saat ini sedikitnya ada sebanyak 3.000 pelajar setingkat SLTA di Jakarta yang akan dikirim ke Sekolah Kepolisian Nasional (SPN) Lido, Sukabumi, Jawa Barat. “Karena jumlahnya cukup banyak, pelaksanaan pembinaannya akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, akan kami berangkatkan ke SPN Lido mulai awal November ini.” Ucap Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yosi Haryoso.
      Paragraf laporan yang tepat sesuai dengan peristiwa tersebut adalah…
A.     Polda Metro Jaya akan membina para pelajar yang terlibat tawuran. Sedikitnya 3000 pelajar setingkat SLTA di Jakarta yang akan dikirim ke Sekolah Kepolisian Nasional (SPN) Lido, Sukabumi, Jawa Barat. Karena jumlah pelajar cukup banyak, pelaksanaan pembinaan akan dilakukan secara bertahap.
B.     Sedikitnya 3000 pelajar setingkat SLTA di Jakarta yang terlibat tawuran akan dibina oleh Polda Metro Jaya ke Sekolah Kepolisian Nasional ( SKN ) Lido, Sukabumi, Jawa Barat.
C.     Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yosi Haryoso mengatakan bahwa Polda Metro Jaya berencana akan membina para pelajar yang terlibat tawuran. Sedikitnya 3000 pelajar setingkat SLTA di Jakarta akan dikirim ke Sekolah Kepolisian Nasional (SKN) Lido, Sukabumi, Jawa Barat. Karena jumlahnya cukup banyak, pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan akan dimulai pada awal bulan November ini.
D.     Sedikitnya 3000 pelajar setingkat SLTA yang terlibat tawuran akan dibina oleh Polda Metro jaya secara bertahap di Sekolah Kepolisian Nasional Sukabumi.

28.    Perhatikan ilustrasi berikut!

SMP Karang Bawang akan mengadakan bakti sosial dengan membantu warga di sekitar sekolah untuk membersihkan lingkungan warga yang telah dilanda banjir. Para siswa diharuskan membawa alat kerja bakti. Kegiatan akan dimulai pukul 08.00 WIB. Diharapkan semua siswa hadir tepat waktu.

Pengumuman yang tepat sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah…
  1. Dalam rangka bakti sosial pada warga sekitar sekolah yang mengalami musibah banjir, diharapkan para siswa SMP Karang Bawang membawa alat kerja bakti. Kegiatan akan dilaksanakan pukul. 08.00 WIB, semua siswa diharapkan hadir tepat waktu.              8
  2. Dalam rangka bakti sosial pada warga  yang mengalami musibah banjir, diharapkan para siswa membawa alat kerja bakti untuk membantu warga. Kegiatan dilaksanakan pukul. 08.00, harap datang tepat waktu.
  3. Dalam rangka bakti sosial SMP Karang Bawang berharap para siswa membantu warga yang terkena musibah banjir. Kegiatan dilaksanakan pukul. 08.00, harap tepat waktu.
  4. Dalam rangka bakti sosial pada warga sekitar, SMP Karang bawang mengajak para siswa membawa alat kerja bakti. Kegiatan dilaksanakan pukul. 08.00.

29.    Perhatikan data / isi buku berikut !

Judul Buku  :
Kesenian di Bali
Keunggulan :
Isi menggambarkan pengetahuan penulis tentang berbagai kesenian di Bali dan spesifikasinya.
Gambar dan warnanya menarik
 Kertas bagus.
Kelemahan  :
Penjilidan kurang bagus, mudah lepas.

Paragraf resensi yang tepat berdasarkan data tersebut adalah ...
  1. Buku yang berisi tentang aneka kesenian di Bali ini sebenarnya bagus tetapi penjilidannya kurang kuat sehingga mudah lepas. Setiap dibuka, halaman demi halaman terlepas. Inilah yang membuat buku ini kurang diminati
  2. Buku ini menggambarkan penulisnya mengetahui berbagai kesenian di Bali, tidak hanya nama / jenis keseniannya, tetapi juga spesifikasi dari berbagai kesenian tersebut. Hal ini membuat buku ini  menarik.
  3. Buku berjudul Kesenian di Bali ini berisi tentang bebagai kesenian di Bali. Dengan penjilidan yang kurang bagus membuat buku ini mudah lepas. Hal ini membuat kurang minatnya orang untuk membaca buku ini meskipun gambar dan warnanya cukup menarik.
  4. Buku berjudul Kesenian di Bali ini memang menarik, menggambarkan penulisnya  banyak mengetahui berbagai kesenian di Bali, tidak hanya jenis keseniannya saja tetapi juga spesifikasi dari kesenian tersebut. Disamping itu buku tersebut juga menggunakan kertas yang bagus, gambar dan warnanya juga menarik. Tetapi sayangnya penjilidan buku ini kurang bagus sehingga mudah lepas.

30.    Bacalah kutipan surat pribadi berikut!

         Sragen, 17 Januari 2014
[...]
Hai apa kabar?
Hai Ron! Gimana kabarmu? Semoga kamu baik-baik saja. Aku sudah kangen denganmu. Ohya, liburan akhir semester nanti aku akan liburan ke Semarang dan insyaallah aku akan mampir ke rumahmu.

 
 









Bagian rumpang surat pribadi di atas dapat dilengkapi dengan....


A.     Untuk Sahabatku Roni
di Semarang

B.     Yth. Sahabatku Roni
di Semarang

C.     Kepada Yth. Sahabatku Roni
di Semarang

D.     Untuk Bapak Roni
di Semarang                 9



31.    Bacalah kutipan surat dinas berikut!
 
KLUB JURNALISTIK SEKOLAH ADMIRALS
SMP MERCU BANGSA
Jalan Wahidin 5 Sragen
No           : 17/ ADMIRALS/SMP/V/2014                                                       17 Januari 2014
Hal         : Undangan

Yth. Waka Kesiswaan
SMP Mercu Bangsa Bp. Agus Sunyoto
di tempat

Dengan Hormat,
                Sehubungan dengan adanya kegiatan pelantikan pengurus baru, kami mengharap kehadiran Bapak pada
hari, tanggal          : Sabtu, 24 Januari 2014
tempat                   : aula sekolah
waktu                     : pukul 09. 00 WIB
keperluan              : pelantikan pengurus Klub Jurnalistik Sekolah Admirals


 [...]



Penutup surat dinas yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang tersebut adalah...
A.  Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.
B.   Atas kehadiran Bapak, kami ucapkan terima kasih.
C.    Atas perhatiannya, kami ucapkan banyak terima kasih.
D.  Atas pemberian izin dari Bapak, kami ucapkan terima kasih.

32.    Cermati ilustrasi berikut!

Kondisi jalan yang menghubungkan Solo-Plupuh sudah sangat memprihatinkan. Selain permukaan jalan yang bergelombang dan sudah banyak aspal yang terkelupas karena sudah lamanya tidak ada perbaikan, juga terdapat lubang yang cukup besar di beberapa tempat. Kondisi tersebut diperparah dengan datangnya musim penghujan yang membuat terjadinya genangan air di beberapa tempat yang berlubang tersebut. Hal ini tentu sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Atas kondisi tersebut, Bayu sebagai warga masyarakat memohon agar pemerintah segera memperbaiki kondisi jalan tersebut.
 
 








 Berdasarkan ilustrasi di atas, surat pembaca yang sesuai adalah...
A.     Sungguh sangat disayangkan pemerintah seakan cuek terhadap kondisi jalan Solo-Plupuh yang sudah rusak parah. Seharusnya pemerintah cepat memperbaki sebelum terjadi lebih banyak lagi kecelakaan. Saya menghimbau agar pemerintah segera memperbakinya.
Bayu, Plupuh
B.     Mohon dengan amat sangat pemerintah segera menyiapkan dana besar untuk memperbaiki jalan Solo-Plupuh yang kondisinya sangat memprihatinkan. Saya mengimbau agar masyarakat tidak melintasi jalan tersebut karena sangat berbahaya dan berpotensi menimbukkan kecelakaan.
Bayu, Plupuh
C.     Kondisi jalan Solo-Plupuh sudah rusak parah. Permukaannya bergelombang, kondisi aspalnya juga sudah terkelupas dan terdapat lubang di beberapa tempat yang bila hujan , terjadi genangan yang sangat membahayakan pengguna jalan. Saya memohon agar pemerintah segera memperbaiki kondisi jalan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan.
10
Bayu, Plupuh
D.     Kondisi jalan Solo-Plupuh sungguh sangat memprihatinkan. Permukaannya tidak trata, terdapat lubang di berbagai tempat yang bila hujan turun terjadi genangan yang sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Saya menyarankan agar para warga secara gotong-royong memperbasiki jalan tersebut karena pemerintah sudah tidak peduli.
Bayu, Plupuh
33.    Bacalah bacaan berikut!
       Penyamaran para binatang ini dikenal dengan sebutan mimikri. Mimikri adalah kemampuan beberapa jenis binatang untuk menyerupai jenis lain yang lebih kuat. Mimikri tidak selalu dilakukan untuk menyerupai jenis lain dari sesama binatang. Ada kalanya, mimikri dilakukan untuk menyerupai warna daun atau bagian dari tanaman.
       Mimikri memiliki dua fungsi. Pertama, untuk menghindarkan diri dari incaran para pemangsa. Contohnya adalah penyerupaan yang dilakukan kallima atau kupu daun mati asal India dan belalang daun mati. Kedua, berfungsi sebagai alat unuk menjebak calon mangsa. Contohnya apa yang dilakukan oleh ikan muka sebelah.

Rangkuman bacaan tersebut adalah …
A.       Mimikri dilakukan untuk melindungi diri dari para pemangsa, ada dua fungsi kenapa binatang melakukan mimikri.
B.       Mimikri dilakukan dengan cara mengubah warna dan disesuaikan dengan warna lingkungan, contohnya kupu-kupu dan belalang.
C.       Mimikri merupakan penyamaran yang dilakukan beberapa binatang dan berfungsi untuk melindungi diri dan menjebak mangsa.
D.       Beberapa cara binatang melakukan mimikri yang  dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melindungi dan menjebak mangsa.

34.    Ilustrasi: Angin puting beliung melanda pesisir utara Pulau Jawa. Daerah yang dilewati angin tersebut mengalami rusak yang cukup parah.

Teks berita yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …
A.  Sekitar dua menit angin puting beliung berhembus dari Ciamis ke arah Garut. Angin yang disertai hujan mengguyur sebagian kota Ciamis.  Banyak jalan yang rusak . Bahkan ada bagian jalan yang lubangnya sebesar kubangan kerbau.
B.   Jatibarang sampai Brebes dilanda angin puting beliung. Daerah-daerah yang dilalui angin tersebut mengalami kerusakan. Kerusakan  paling parah terjadi di daerah desa Limbangan, Kecamatan Losari, Brebes. Banyak pohon yang tumbang.
C.   Angin puting beliung merupakan angin yang mempunyai kecepatan kurang lebih  100 km/jam. Di beberapa negara, angin semacam ini mempunyai banyak nama. Di Amerika dikenal dengan nama angin Tornado, di Jepang menyebutnya angin taifun.
D.     Daerah yang dilanda angin puting beliung umumnya daerah pantai. Maka tidak heran daerah seperti Karawang, Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes, dan Tegal menjadi langganan tetap angin ini. Kekuatan angin ini dapat mengangkat sebuah mobil.

35.    Ilustrasi   :            dalam rangka perayaan ulang tahun SMP N 1 Sragen,  mengadakan lomba menari Jawa.
Slogan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….
A.     Mari budayakan warisan kuliner nenek moyang kita
B.     Gerakan tanganmu budayakan bangsa
C.     Menari,  lestarikan budaya bangsa
D.     Sukseskan lomba menari daerah
11
36.    Jono akan menjual tanah seluas 2 ha di jual dengan harga 200 juta rupiah bisa nego, berada di tepi jalan raya tepatnya di jalan Ks Tubun 20 Bogor. Lokasi tanah sangat strategis dekat dengan mol. Status tanah Sertifikat Hak Milik ( SHM), nomor telp Jono adalah ( 085670083435 )
            Iklan baris yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah
a.     Jual tanah 2 ha, Jl KS Tubun 20 Bogor, Strategis, Dkt Mol, Hub ( 085670083435 )
b.    Jual tnh 2 ha, 200jt/ nego, Jl KS Tubun Bogor, Strategis, dkt Mol, Hub (085670083435 )
c.     Jual tanah, 2 ha, 200jt/ nego, Jl. KS Tubun 20 Bogor, Dkt Mol ( 085670083435 )
d.    Jual tnh, 2 ha, 200 jt, Jl KS Tubun 20 Bogor strategis, Dkt Mol ( 085670083435 )

37.    Cermati petunjuk berikut!
Petunjuk Proses Pembuatan Tempe
1)    Pilih kedelai yang bagus!
2)    Cuci kedelai sampai bersih!
3)    (…)
4)    Angkat dan rendam dengan air!
5)    Rebus lagi kedelai sampai benar-benar matang!
6)    Saring kedelai yang telah direbus!
7)    (…)
8)    Bungkus kedelai yang diberi ragi!
9)    Diamkan sampai menjadi tempe!

Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian petunjuk rumpang tersebut adalah…


A.   (3). Angkat dan bilas sampai bersih!
(7). Diamkan kedelai setelah disaring!

B.   ( 3). Rebus kedelai sampai matang!
     ( 7). Beri ragi sedikit demi sedikit!

C.    (3). Angkat kedelai dan siapkan!
     (7). Beri ragi pada kedelai!

D.    (3). Rebus kedelai hingga setengah matang!
      (7). Beri ragi pada kedelai!



38.    Perhatikan petunjuk berikut!
Petunjuk Membuat Genting
1)   Keringkan genting yang sudah dicetak.
2)   Bakar kembali genting tersebut.
3)   Cat genting yang telah jadi.
4)   Bakar genting yang telah dikeringkan.
5)   Giling tanah liat.
6)   Lapisi genting dengan lapisan kaca.
7)   Cetak tanah liat menjadi genting.
Urutan petunjuk pembuatan genting yang tepat adalah…


a.    5-7-1-6-2-4-3
b.    5-7-1-4-2-6-3
c.    5-7-1-4-6-2-3
d.    5-7-1-6-4-2-3



39.    Perhatikan kutipan penggalan pidato berikut!

Ibu-ibu yang saya hormati…kiranya hingga disini sambutan kami … tak lupa kami sampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami dan terakhir saya ucapkan dirgahayu kaum ibu sukses pada masa mendatang dan  sukses pada masa kini.
 
 





       Penggalan pidato tersebut merupakan teks pidato bagian ….
       A.    salam pembuka                       C.    isi pidato
       B.    penutup pidato                        D.   simpulan pidato                                       12

40.    Perhatikan kutipan teks pidato berikut !

Para hadirin sekalian …. dalam acara malam ini sengaja kami mengundang seorang Kyai untuk memberikan pelajaran kepada kita semua sehingga sebagai umat Islam kita semua dapat mengetahui, menghayati sekaligus mengamalkan hikmat yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi besar Muhammad Saw
 
 








       Perbaikan sapaan pada kutipan dalam teks pidato tersebut adalah ….


A.       Bapak-bapak dan ibu sekalian yang tercinta
B.        Saudara - saudara sekalian
C.        Semuanya yang saya hormati
D.       Hadirin yang saya hormati



41.    Tema karya ilmiah : Penanggulangan penyakit demam berdarah (DBD)
       Rumusan masalah karya ilmiah yang tepat berdasarkan tema tersebut adalah ….
A.     Mengapa penanggulangan penyakit DBD dilakukan ?
B.     Kapan pelaksanaan penanggulangan penyakit DBD?
C.     Bagaimana penanggulangan penyakit DBD ?
D.     Apakah penyebab penyakit DBD ?

42.    Perhatikan Simpulan karya ilmiah berikut !
 

Kunyit memiliki banyak manfaat bagi manusia.  Selain digunakan untuk bumbu dapur,  kunyit juga dapat digunakan untuk obat-obatan tradisional.

 Berdasarkan simpulan karya ilmiah diatas, saran yang tepat adalah ...
a.       Masyarakat perlu membudidayakan tanaman kunyit.
b.      Setiap orang harus menanam tanaman kunyit di rumahnya.
c.       Mulai sekarang para petani lebih baik menanam kunyit daripada menanam padi.
d.      Masyarakat agar selalu mengobati penyakit dengan menggunakan kunyit.
           
43.    Perhatikan data buku berikut !
 

Judul Buku                : Eiffel I’m in Love
Penulis Buku             : Rachmania Arunita
Penerbit                     : Terrant Book
Tahun Terbit              : 2003
Kota Terbit                : Jakarta
Penulisan daftar pustaka yang tepat dari data buku diatas adalah...

a.                 Rachmania Arunita.  2003.  Eiffel I’m in Love.  Jakarta: Terrant Book.
b.                Arunita, Rachmania. 2003.  Eiffel I’m in Love.  Jakarta: Terrant Book
c.                 Rachmania Arunita.  2003.  Eiffel I’m in Love.  Terrant Book : Jakarta.
d.                Arunita, Rachmania. 2003.  Eiffel I’m in Love.  Terrant Book : Jakarta.





44.    Perhatikan kalimat berikut !
Menurut berita dari surat kabar, korban penyakit flu burung sudah mewabah sangat banyak sekali.


Perbaikan kalimat di atas agar menjadi kalimat efektif adalah...
a.       Meletakkan kata wabah setelah kata penyakit
b.      Memindahkan kata sudah sebelum kata sangat
c.       Menghilangkan kata wabah dan sekali
d.      Menempatkan kata sudah dan banyak sebelum kata korban


45.    Kalau hari ini tidak hujan saya akan menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion manahan.
      Penggunaan tanda baca koma (,) pada kalimat tersebut yang tepat adalah...
A.     Kalau hari ini,tidak hujan,saya akan menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion manahan.
B.     Kalau hari ini tidak hujan,saya akan menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion manahan.
C.     Kalau hari ini tidak hujan saya akan menyaksikan pertandingan, sepak bola di stadion manahan.
D.     Kalau hari ini tidak hujan saya akan menyaksikan pertandingan sepak bola,di stadion manahan.

46.    Perhatikan kalimat berikut!
 Ibu pulang dari garut membawa oleh-oleh dodol garut.
 Perbaiakn penulisan huruf kapital pada kalimat tersebut adalah...
A.     Ibu pulang dari garut membawa oleh-oleh dodol garut.
B.     Ibu pulang dari Garut membawa oleh-oleh dodol garut.
C.     Ibu pulang dari garut membawa oleh-oleh dodol Garut.
D.     Ibu pulang dari Garut membawa oleh-oleh dodol Garut.

47.    Perhatikan kutipan pantun berikut!
       Tumbuh merata pohon tebu
       Pergi ke pasar membeli daging
1.)    [...]
2.)    [...]
Larik yang  tepat  untuk melengkapi pntun tersebut adalah...


A.     1.) Turuti saja petuah orang tua
       2.)  agar hidup tidak sengsara

B.   1.)  Kalau hatimu sedih,
      2.) yang rugi diri sendiri

C.   1.) Banyak harta miskin ilmu,
      2.) bagai rumah tidak berdinding.

D.    1.) Hati-hati dirantau orang,
      2.) jangan sampai berbuat salah.




49.    Suara jangkrik sayup mendayu
Pijar kunang-kunang redup temaram
Kepak kelelawar menggores sepi
(…)
Dibelai embun yang membisu

Larik yang tepat untuk mengisi bagian puisi yang rumpang di atas …
a.    Sinar surya menggurat awan
b.    Burung pipit riang melayang
c.    Wajah rembulan pucat pasi
d.    Camar bercanda di atas ombak


50.    Dahlia       : Hallo, bisa bicara dengan Melati?
Melati       : Ya, ada apa Dahlia kok tumben!
Dahlia       : Nanti siang aku mau ke rumahmu, boleh kan?
Melati       : (…)
Dahlia       : Ya sudah nanti lain waktu saja.
Melati       : Terimakasih, aku senang kok kalau kamu datang.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang teks drama di atas …

a.    Boleh yang penting bawa makanan lho!
b.    Aku menunggu kedatanganmu di rumah.
c.    Rumahku selalu terbuka untuk kamu.

d.    Aduh, maaf aku akan pergi dengan ayahku.